122 Mutiara Hikmah (Umum)

122 Kata Mutiara Umum

  1. Orang pandai dan beradab tak kan diam di kampung halaman.  Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang.  Pergilah, kan kau dapatkan pengganti dari kerabat dan teman.  Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang. Aku melihat air yang diam menjadi rusak karena diam tertahan.  Jika mengalir menjadi jernih jika tidak dia kan keruh menggenang. 
  2. Singa tak kan pernah memangsa jika tak tinggalkan sarang
  3. Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak kan kena sasaran
  4. Jika saja matahari di orbitnya tak bergerak dan terus diam tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang
  5. Rembulan jika terus-menerus purnama sepanjang zaman orang-orang tak kan menunggu saat munculnya datang
  6. Biji emas bagai tanah biasa sebelum digali dari tambang setelah diolah dan ditambang manusia ramai memperebutkan
  7. Kayu gaharu tak ubahnya kayu biasa di dalam hutan jika dibawa ke kota berubah mahal jadi incaran hartawan
  8. Kamu adalah makhluk ciptaan tuhan yang paling sempurna. Percayalah akan potensi tak terbatas dalam diri Kamu dalam menuju langkah pertama menuju kebesaran.
  9. Apapun bakat unik Kamu, Kamu harus memutuskan untuk menemukan, menggunakan dan membagikannya.
  10. Apa yang kamu kerahkan akan bertambah, apa yang kamu bagikan akan berlipat ganda, apa yang tersembunyi akan kelihatan dan apa yang kamu bawa waktu lahir harus dinyatakan, digunakan dan dikembangkan.
  11. Siapapun yang dapat sukses jika cukup banyak pintu terbuka, semua yang dituntut merupakan kunci dan itu semua sudah ada jauh di dalam diri kamu.
  12. Pengetahuan bukan suatu yang bahaya. Ketidaktahuan bukan kebahagiaan. Berani mengeksplorasi kuasa-kuasa pikiran kamu.
  13. Jika kamu tidak mengerti atau menerima diri sendiri, bagaimana kamu dapat mengharapkan orang lain mengerti atau menerima kamu.
  14. Masa lalu tidak bisa sama dengan masa depan kamu kecuali kamu memilih untuk membiarkan itu terjadi dengan terus menghidupkannya.
  15. Jika kamu tidak membuat kesalahan, kamu tidak akan berkembang. Belajarlah dan terus bergerak maju. Sikap kamu lebih penting daripada intelijensi atau fakta
  16. Kamu dapat melakukannya bila kamu percaya kamu bisa, hanya dengan demikianlah kamu dapat melihat bahwa kamu benar.
  17. Keluar dari krisis ada peluang yang harus ditemukan, Bagaimana kamu bereaksi terhadap perubahan yang diciptakan oleh kemalangan akan menentukan sukses atau gagal.
  18. Pandanglah setiap rintangan sebagai bagian pembayaran menuju sukses kamu. Gunakan itu untuk memperkuat kamu bukan melemahkan kamu.
  19. Gunakan lebih banyak waktu untuk daftar kehidupan daripada daftar belanja. Kamu tidak dapat disimpangkan dari apa yang kamu inginkan bila kamu terpikat dengan apa yang kamu lakukan.
  20. Jika motif seseorang salah, tak satupun dapat menjadi benar. Apa yang berani kamu lakukan jika kamu tahu itu tidak mungkin gagal.
  21. Keinginan kamu untuk menjadi, melakukan dan memiliki adalah obat paling ampuh di dunia.
  22. Semua pencapaian besar adalah hasil dari suatu rangkaian yang terdiri dari banyak pencapain kecil.
  23. Ada gerakan maju atau mundur ke belakang-dunia tidak diam berdiri bagi setiap individu. Segala sesuatu berarti tidak ada yang netral.
  24. Semakin banyak andil kamu, semakin banyak yang kamu miliki. Bagilah apa yang baik dalam diri kamu dan perhatikan itu sampai menjadi berlipat ganda, tahan apa yang buruk dan perhatikan sampai hal itu berkurang.
  25. Saya merasa bahagia! Saya merasa sehat! Saya merasa hebat!
  26. Bila kamu berupaya untuk mengerti seseorang, pandanglah dunia lewat lensa mereka, bukan lensa kamu.
  27. Upayakan dunia batin kamu untuk memperkuat dunia luar kamu.
  28. Investasikan 1% dari waktu kamu setiap hari untuk diri kamu dan 99% lain akan menarik manfaat.
  29. Sejauh mana kegigihan kamu sebanding dengan kepercayaan yang kamu miliki dalam diri kamu. Percaya, gigih, memperoleh.
  30. Bila roda kehidupan keluar lingkaran, perjalanan menjadi sukar. Gunakan keseimbangan untuk sampai ke tempat yang hendak kamu tuju dengan kebulatan tekad.
  31. Dalam mengenali diri sendiri sehubungan siapa kamu, kamu menyadari bahwa ‘lingkungan’ tidak akan pernah mengkondisikan kamu kembali, tapi kamu akan selalu mengkondisikan lingkungan kamu.
  32. Segera setelah kamu mengerti fakta kamu dapat bangkit, kamu akan bangkit.
  33. Selalu lihatlah diri kamu sebagai pribadi yang benar-benar kamu inginkan. Hentikan kebiasaan melihat diri sebagai orang yang tidak dapat mencapai sesuatu yang spektakuler. Jangan berandai-andai. Lakukan sesuatu.
  34. Gangguan tidak dapat masuk ke jalan kamu, itu hanya akan membujuk kamu untuk masuk ke jalannya.
  35. Selalu berupayalah untuk memperbaiki diri dan dunia yang kamu inginkan akan menyusul dengan cepat. Mulailah sekarang menerima tantangan kehidupan
  36. Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya, sebab keelokan paras dapat menyesatkan. Jangan pula tertarik kepada kekayaannya, karena kekayaan dapat musnah. Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, karena hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah. Semoga kamu menemukan orang seperti itu.
  37. Ada saat-saat dalam hidup ketika kamu sangat merindukan seseorang, sehingga ingin hati menjemputnya dari alam mimpi dan memeluknya dalam alam nyata.. Semoga kamu memimpikan orang seperti itu.
  38. Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi, jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.
  39. Semoga kamu mendapatkan kebahagiaan yang cukup untuk membuatmu baik hati, cobaan yang cukup untuk membuatmu kuat, kesedihan yang cukup untuk membuatmu manusiawi, pengharapan yang cukup untuk membuatmu bahagia dan uang yang cukup untuk membeli hadiah-hadiah.
  40. Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan. Tetapi acapkali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita. 6. Sahabat terbaik adalah dia yang dapat duduk berayun-ayun di beranda bersamamu, tanpa mengucapkan sepatah katapun, dan kemudian kamu meninggalkannya dengan perasaan telah bercakap-cakap lama dengannya.
  41. Sungguh benar bahwa kita tidak tahu apa yang kita milik sampai kita kehilangannya, tetapi sungguh benar pula bahwa kita tidak tahu apa yang belum pernah kita miliki sampai kita mendapatkannya.
  42. Pandanglah segala sesuatu dari kacamata orang lain. Apabila hal itu menyakitkan hatimu, sangat mungkin hal itu menyakitkan hati orang itu pula.
  43. Kata-kata yang diucapkan sembarangan dapat menyulut perselisihan. Kata-kata yang kejam dapat menghancurkan suatu kehidupan. Kata-kata yang diucapkan pada tempatnya dapat meredakan ketegangan. Kata-kata yang penuh cinta dapat menyembuhkan dan memberkahi.
  44. Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cinta menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan. Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan di dalam dia.
  45. Orang-orang yang paling berbahagia tidak selalu memiliki hal-hal terbaik, mereka hanya berusaha menjadikan yang terbaik dari setiap hal yang hadir dalam hidupnya.
  46. Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dengan beberapa orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas karunia itu.
  47. Hanya diperlukan waktu semenit untuk menaksir seseorang, sejam untuk menyukai seseorang dan sehari untuk mencintai seseorang tetapi diperlukan waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang.
  48. Kebahagiaan tersedia bagi mereka yang menangis, mereka yang disakiti hatinya, mereka yang mencari dan mereka yang mencoba. Karena hanya mereka itulah yang menghargai pentingnya orang-orang yang pernah hadir dalam hidup mereka.
  49. Cinta adalah jika kamu kehilangan rasa, gairah, romantika dan masih tetap peduli padanya.
  50. Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu dan mendapati pada akhirnya bahwa tidak demikian adanya dan kamu harus melepaskannya.
  51. Cinta dimulai dengan sebuah senyuman, bertumbuh dengan sebuah ciuman dan berakhir dengan tetesan air mata.
  52. Cinta datang kepada mereka yang masih berharap sekalipun pernah dikecewakan, kepada mereka yang masih percaya sekalipun pernah dikhianati, kepada mereka yang masih mencintai sekalipun pernah disakiti hatinya.
  53. Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi yang lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan tidak pernah memiliki keberanian untuk mengutarakan cintamu kepadanya.
  54. Masa depan yang cerah selalu tergantung kepada masa lalu yang dilupakan, kamu tidak dapat hidup terus dengan baik jika kamu tidak melupakan kegagalan dan sakit hati di masa lalu.
  55. Jangan pernah mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba, jangan pernah menyerah jika kamu masih merasa sanggup jangan pernah mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.
  56. Memberikan seluruh cintamu kepada seseorang bukanlah jaminan dia akan membalas cintamu! Jangan mengharapkan balasan cinta, tunggulah sampai cinta berkembang di hatinya, tetapi jika tidak, berbahagialah karena cinta tumbuh di hatimu.
  57. Ada hal-hal yang sangat ingin kamu dengar tetapi tidak akan pernah kamu dengar dari orang yang kamu harapkan untuk mengatakannya. Namun demikian janganlah menulikan telinga untuk mendengar dari orang yang mengatakannya dengan sepenuh hati.
  58. Waktu kamu lahir, kamu menangis dan orang-orang di sekelilingmu tersenyum – jalanilah hidupmu sehingga pada waktu kamu meninggal, kamu tersenyum dan orang-orang di sekelilingmu menangis.
  59. Barangsiapa bersungguh-sungguh, maka dapatlah ia.
  60. Tuntutlah ilmu sejak buaian hingga ke liang kubur
  61. Barang siapa menanam padi, pasti ia akan memetik.
  62. Tidak ada kenikmatan kecuali setelah kepayahan.
  63. Seandainya tiada berilmu niscaya manusia itu seperti binatang.
  64. Sebaik-baik teman duduk setiap waktu adalah buku.
  65. Barangsiapa tahu jauhnya perjalanan, bersiap-siaplah ia.
  66. Tergelincirnya kaki itu lebih selamat dari tergelincirnya lidah.
  67. Hamba sahaya itu harus dipukul dengan tongkat, dan orang yang merdeka cukuplah dengan isyarat.
  68. Awal kemarahan itu adalah ketidakwarasan dan akhirnya adalah penyesalan.
  69. Segala sesuatu apabila banyak menjadi murah, kecuali budi pekerti.
  70. Barang siapa berjalan pada jalannya, sampailah ia.
  71. Pokok dosa itu adalah kebohongan.
  72. Bekerja itu membuat yang sukar menjadi mudah.
  73. Tuntutlah ilmu walau sampai ke Negeri China.
  74. Temanmu ialah orang yang membuatmu menangis, bukan orang yang membuatmu tertawa.
  75. Cobalah dan perhatikanlah, niscaya engkau jadi orang yang tahu.
  76. Tidak akan kembali hari-hari yang telah lalu.
  77. Barangsiapa sedikit kejujurannya, sedikit pulalah temannya.
  78. Pergaulilah orang yang jujur dan menepati janji.
  79. Ilmu yang tidak diamalkan bagai pohon yang tidak berbuah.
  80. Imbalan untuk suatu kejahatan adalah kejahatan yang sama dengannya.
  81. Barangsiapa yang menggali lubang, akan terperosoklah ia di dalamnya.
  82. Bukanlah cela itu bagi orang yang miskin, tapi cela itu terletak pada orang yang kikir.
  83. Sebaik-baik teman adalah yang menunjukkan kamu kepada kebaikan.
  84. Akal yang sehat itu berada pada jasmani yang sehat.
  85. Telur hari ini lebih baik daripada ayam esok hari.
  86. Waktu itu lebih berharga daripada emas.
  87. Belajarlah di waktu kecil dan amalkanlah di waktu besar.
  88. Belajar di waktu kecil bagaikan mengukir di atas batu. Belajar di waktu dewasa bagai mengukir di atas air.
  89. Kalau besar permintaannya, maka sedikitlah penolongnya.
  90. Tidak ada baiknya suatu keenakan yang diiringi (oleh) penyesalan.
  91. Mengatur pekerjaan itu menabung separuh waktu.
  92. Kebersihan itu sebagian dari iman.
  93. Perkataan itu dapat menembus apa yang tidak dapat ditembus oleh jarum.
  94. Barangsiapa berhati-hati, niscaya mendapatkan apa yang ia cita-citakan.
  95. Sebaik-baik hartamu adalah yang bermanfaat bagi dirimu.
  96. Apabila engkau tidak malu, maka berbuatlah sekehendak hatimu.
  97. Barangsiapa yang menganiaya, niscaya akan dianiaya.
  98. Bukanlah kegantengan itu dengan pakaian yang menghias kita, sesungguhnya kegantengan itu ialah dengan ilmu dan kesopanan.
  99. Janganlah engkau bersikap lemah sehingga kamu akan diperas, dan janganlah kamu bersikap keras sehingga kamu dipatahkan.
  100. Barangsiapa menologmu dalam kejahatan, maka ia telah menzalimimu.
  101. Perhatikanlah apa yang diucapkan, jangan memperhatikan siapa yang mengucapkan.
  102. Harga seseorang itu sebesar kebaikan yang dilakukannya.
  103. Orang yang pendengki itu tidak akan menjadi mulia.
  104. Obatilah kemarahan itu dengan diam.
  105. Bukan setiap yang berkilauan itu emas.
  106. Gerak gerik seseorang itu menunjukkan rahasia hidupnya.
  107. Sebaik-baik perkataan itu ialah yang sedikit tapi jelas dan efektif.
  108. Berapa banyak saudara yang tidak dilahirkan oleh satu ibu.
  109. Ketulusan teman itu, akan tampak pada waktu kesempitan.
  110. Manusia adalah tempatnya kesalahan dan kelupaan.
  111. Barangsiapa yang bersabar, beruntunglah ia.
  112. Kesabaran itu menolong segala pekerjaan.
  113. Berlemah lembut kepada orang yang lemah itu, adalah suatu perangai yang mulia.
  114. Di dalam kehati-hatian ada keselamatan, dan di dalam ketergesa-gesaan terdapat penyesalan.
  115. Sebaik-baik manusia itu, adalah yang lebih baik budi pekertinya dan lebih bermanfaat bagi orang lain.
  116. Janganlah menunda pekerjaanmu hingga esok hari.
  117. Barangsiapa mencari teman yang tidak tercela, maka ia akan tetap tidak mempunyai teman.
  118. Apabila akal seseorang itu telah sempurna, maka sedikitlah bicaranya.
  119. Katakanlah yang benar, walaupun itu pahit.
  120. Bukanlah anak yatim yang telah meninggal orang tuanya, tetap yatim itu adalah yatim ilmu dan budi pekerti.
  121. Tiap-tiap tempat itu ada kata-katanya yang tepat dan pada setiap kata itu ada tempatnya yang tepat.
  122. Hancurlah seseorang yang tidak tahu nilai dirinya. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s