-Hal Ghibah

HAL GHIBAH (Al-Ghibah)

Ada suatu cerita lagi, ada seseorang datang menemui Syekh al-Hasan. Dia bercerita bahwa dirinya baru saja diumpat oleh si Fulan. Syekh al-Hasan justru menyuruh orang tersebut untuk kembali menemui si Fulan. 

“Ingat, kata ulama, orang yang suka mengumpat memasang senjata untuk melemparkan kebaikannya ke barat dan timur, serta ke kanan dan ke kiri,” kata Syekh al-Hasan.

Orang tadi lantas menuruti nasihat Syekh al-Hasan. Dia tak sekadar menemui tapi juga membawakan sebakul kurma rutab. Sembari menyerahkan sebakul kurma yang dibawanya, ia berkata dengan tenang: “Aku mendengar kabar bahwa engkau telah menghadiahkan kebaikanmu kepadaku. Maka terimalah kirimanku sebagai ucapan terimakasih.”

Apa lagi sebenarnya yang dikatakan Syekh al-Hasan hingga lelaki yang diumpat itu bisa sebaik demikian pada orang mengumpatnya? Ternyata, Syekh al-Hasan –seperti dikisahkan oleh al-Ghazali—mengutipkan satu nasehat yang pernah didengarnya dari Syekh Ibn Mubarak.

Bunyinya pendek sekali: “Jika aku suka mengumpat, tentu aku mengumpat ibuku, sebab ibuku berhak menerima kebaikanku.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s