Keutamaan Surah Al-Fatihah (02)

KEUTAMAAN SURAH AL-FATIHAH

Keagungan surat al-Fathihah sudah tidak diragukan lagi. Menurut sebagian ulama, keutamaan surat ini terletak pada kandungan ayat-ayatnya.

Hasan al-Basri berkata:”Allah swt menyimpan semua ilmu kitab terdahulu dalam al-Qur’an. Kemudian, Dia menyimpan semua ilmu al-Qur’an dalam al-Fathihah. Maka, surat ini menjadi sumber dari segala sumber ilmu, sumber dari segala sumber hikmah, dan sumber dari segala sumber rahmat Allah.

Saking utamanya, ada 7000 malaikat yang mengiringi turunnya surat ini. Karenanya, tak mengherankan kalau dalam surat al-Fathihah terkandung segudang keistimewaan dan manfaat bagi manusia. Ini bisa terlihat dari banyaknya nama yang tersemat pada surat ini.

Menurut Haqqi an-Nazili ( penyusun kitab Khozinatul Asror ) surat ini memiliki 30 nama, sedang menurut Qurthubi memiliki 12 nama, dan menurut al-Fakhr, ar-Razi, dan al-Alusi memiliki 22 nama. Dimana setiap nama tersebut merujuk pada satu fadhilah dan keistimewaan yang berbeda.

Dari sekian banyak nama,diantaranya ialah as-Syifa yang berarti obat. Ini berarti al-Fatihah bisa digunakan sebagai obat. Banyak kisah nyata yang membuktikan kedahsyatan surat ini sebagai perantara menyembuhkan penyakit. Salah satunya pengakuan dari KH Muhammad Nasir. Ia bukanlah dokter sehingga tak pernah sekali pun mengobati. Namun saat ada orang sakit perut mendatanginya dan minta pertolongan, ia teringat hadist Nabi yang mengatakan bahwa surat Al-Fathihah adalah obat dari segala penyakit. Ia lalu membaca surat Al-Fathihah di atas segelas air putih, setelah meminum air itu sakit perut yang sudah lama diderita orang tersebut dalam beberapa menit sembuh.

Ini juga dibuktikan oleh Ibnu Qayyim, beliau berkata ,: bahwa kehebatan surat Al-Fathihah sebagai obat sudah terbukti pada setiap zaman. Ini diperkuat oleh hasil tes laboraturium. Dari tes ini terlihat bahwa air yang sudah ditiup atau dituliskan ayat al-Qur’an mengandung unsur-unsur yang berguna untuk penyembuhan penyakit. Sementara air yang belum ditulis atau ditiup ayat al-Qur’an memiliki bentuk yang berbeda. Tidak mengandung unsur yang bisa menyembuhkan penyakit.

Dalam satu riwayat dijelaskan bahwa energi dahsyat yang tersimpan pada surat Al-Fathihah tidak terdapat pada kitab-kitab lain, seperti Injil, Zabur, dan Thaurat. Keutamaann dan keagungan yang tak ada duanya ini mengisyaratkan bahwa surat Al-Fathihah adalah surat yang sangat dimuliakan sehingga senantiasa harus dijaga, yakni dengan membaca, menghayati, mengamalkan, serta mendzikirkannya.

Selain Fadlilah yang sudah diterangkan di atas, surat Al-Fathihah juga memiliki kegunaan lain, diantaranya bisa untuk menjadi tawashul , pengusir syaitan, dan pembuka pintu langit tujuh. Barang siapa yang membiasakan membaca dan mengamalkan surat Al-Fathihah dengan benar, maka pintu Jahanan tertutup baginya dimana pintu surga terbuka menyambutnya. Dan akan menyembuhkan segala penyakit serta melepaskan semua kesulitan hidupnya.

Cara mengamalkan surat al-Fatihah :

Tatacaranya yang saya dapat dari alm.Mbah KH syansuri Pekalongan sebagai berikut :

-syahadat 3x,istighfar 3x

-Tawasul :

1.Ila khadlrotin nabiyyil musthofa rosulillahi shollallohu alaihi wasallam,wa’ala alihi wa ashkhaabihi wa azwaajihi wa dzurriyyaatihi wa ahli baitihit thoohiriina was shiddiqqiin was ssyuhadaa i was shoolihiin wat taabi’iin wat taabi’ihim bi ikhsaani ila yaumiddiin syaiun lillahi lahumul fatikhah…

2.Ila khadlroti jami’il anbiyaai wal mursaliin wal malaaikatil muqorrobiin wa ‘ibaadillahis shoolihiin min ahlis samawaati wal ardli wa rodliallohu tabaaroka min ashkhaabi rosulillahi shollallahu alaihi wa sallam ‘ala daaril qodaril ajali sayyidina abi bakr wa sayyidina umar wa sayyidina ustman wa sayyida ali rodliallahu ‘anhum. Al fatikhah…

3.Ila khadlroti jamii’i arwaakhi awliyaail llahi ta’ala min masyaariqil ardli ila maghooribiha barriha wa bakhriha wa ila khadlroti sulthoonil awliyaais syekh mukhyiddin ‘abdil qoodiril jilani rodliallohu wa sayyidi akhmad al badawi wa sayyidi akhmad ar rifaa’i wa sayyidi ibrohim addasuqi wa sayyidi ibni ‘alwan wa sayyidi abi abu tholib almaki. Ana as aluka bi barokatihim wa syafa’aatihim wa karoomaatihim wa khusushon ila awliyaait tis’atil jaawiyati qoddasallohu sirrohul ‘aziizu syai un lillahi lana wa lahum wa lahunna. Al faatikhah…(baca alfatikhah 5x.)

-puasa 3 hari (dimulai hari selasa),setelah 2 minggu atau lebih puasa lagi 5 hari,7 hari,9 hari =>jarak puasa satu dengan puasa lainnya minimal 2minggu<=

– Selama puasa tiap malam baca alfatikhah 41x setelah sholat hajat yang sebelumnya didahului baca tawasul.

setelah selesai puasa, al fatikhah dibaca langgeng tiap sholat. Shubuh=10x dhuhur=21x ashar=22x magrib=23x isya=24x. ( pilh saja salah satunya.)

 

Surah Al-Fatihah yang merupakan surah pertama dalam Al Qur’an dan terdiri dari 7 ayat adalah masuk kelompok surah Makkiyyah, yakni surah yang diturunkan saat Nabi Muhammad di kota Mekah. Dinamakan Al-Fatihah, lantaran letaknya berada pada urutan pertama dari 114 surah dalam Al Qur’an. Para ulama bersepakat bahwa surah yang diturunkan lengkap ini merupakan intisari dari seluruh kandungan Al Qur’an yang kemudian dirinci oleh surah-surah sesudahnya.

Surah Al-Fatihah adalah Surah Makkiyyah, yaitu Surah yang diturunkan di Mekkah sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah. Surah ini berada di urutan pertama dari Surah-Surah dalam Al-Qur’an dan terdiri dari tujuh ayat. Tema-tema besar Al Qur’an seperti masalah tauhid, keimanan, janji dan kabar gembira bagi orang beriman, ancaman dan peringatan bagi orang-orang kafir serta pelaku kejahatan, tentang ibadah, kisah orang-orang yang beruntung karena taat kepada Allah dan sengsara karena mengingkari-Nya, semua itu tercermin dalam ekstrak Surah Al Fatihah.

Nama Lain Surah Al Fatihah
Surah Al Fatihah memiliki banyak nama. Di antaranya; Fatihatul Kitab (pembuka kitab/Al Qur’an). Karena Al Qur’an, secara penulisan dibuka dengan Surah ini. Demikian pula dalam shalat, Al Fatihah sebagai pembuka dari Surah-Surah lainnya. Al Fatihah dikenal juga dengan sebutan As Sab’ul Matsani (tujuh yang diulang-ulang). Disebabkan Surah ini dibaca berulang-ulang pada setiap raka’at dalam shalat. Dinamakan juga dengan Ummul Kitab. Karena di dalamnya mencakup pokok-pokok Al Qur’an, seperti aqidah dan ibadah. Menurut al-Qurtubhi Surah al-Fatihah memiliki 12 nama, yakni al-salah (salat, doa), fatihatul kitab (induk alkitab), ummul kitab (induk al-Quran), al-matsani (berulang-ulang), al-quranul ‘azhim (al-Quran yang agung), asy-syifa (penawar, obat, penyembuh), ar-ruqyah (rukyah), al-asas (fondasi), al-wafiyah (yang menyeluruh, komprehensif), al-kafiyah (yang sempurna) dan al-fatihah (pembuka).

Dari Abu Hurairah Radhiallahu Anhu berkata : telah bersabda Rasulullah SAW : Al-Hamdulillah (Al-Fatihah) adalah Ummul Qur’an, Ummul Kitab, As-Sabul Matsaani dan Al-Qur’anul Adhim. (HR. At-Tirmidzi dengan sanad sahih). Dinamakan dengan Ummul Kitab atau Umul Qur’an, yaitu induk Al-Qur’an, karena di dalamnya mencakup inti ajaran Al-Quran. Membaca Al-Fatihah Adalah Rukun Shalat

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca Fatihatul Kitab (Al Fatihah).” (HR. Bukhari dan Muslim dari Ubadah bin Shamit radhiyallahu ‘anhu). Dalam sabda yang lain beliau mengatakan yang artinya, “Barangsiapa yang shalat tidak membaca Ummul Qur’an (Surah Al Fatihah) maka shalatnya pincang (khidaaj).” (HR. Muslim)

Al Fatihah Adalah Surah Paling Agung Dalam Al Quran
Dari Abu Sa’id Rafi’ Ibnul Mu’alla radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadaku, “Maukah kamu aku ajari sebuah Surah paling agung dalam Al Quran sebelum kamu keluar dari masjid nanti?” Maka beliau pun berjalan sembari menggandeng tanganku. Tatkala kami sudah hampir keluar maka aku pun berkata; Wahai Rasulullah, Anda tadi telah bersabda, “Aku akan mengajarimu sebuah Surah paling agung dalam Al Quran?” Maka beliau bersabda, “(Surah itu adalah) Alhamdulillaahi Rabbil ‘alamiin (Surah Al Fatihah), itulah As Sab’ul Matsaani (tujuh ayat yang sering diulang-ulang dalam shalat) serta Al Quran Al ‘Azhim yang dikaruniakan kepadaku.” (HR. Bukhari, dinukil dari Riyadhush Shalihin cet. Darus Salam, hal. 270)

Al-Fatihah adalah Surah yang paling utama. Dari Anas bin Malik ra. berkata: Tatkala Nabi saw dalam sebuah perjalanan lalu turun dari kendaraannya, turun pula seorang lelaki di samping beliau. Lalu Nabi menoleh ke arah lelaki tersebut kemudian berkata: “Maukah kamu aku beritahukan Surah yang paling utama di dalam al-Quran? Anas berkata: Kemudian Nabi saw membacakan ayat ‘segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.’

Al-Fatihah dapat digunakan untuk meruqyah. Dari Abi Sa’id al-Khudry dan Abu Hurairah ra (keduanya) berkata: “Rosulullah saw bersabda, Surah pembuka al-Kitab dapat menyembuhkan dan menawarkan racun.” Mengucapkan amin akan menghapus dosa-dosa. Dari Abu Hurairah ra., Sesungguhnya Nabi saw bersabda: “Jika imam mengucapkan ‘ghoiril magdhubi ‘alaihim waladh dhallin’, maka sambutlah dengan ucapan ‘amin’, karena para malaikatpun mengucapkan ‘amin’ dan sesungguhnya imampun mengucapkan ‘amin’ pula. Maka barang siapa yang ucapan ‘amin’-nya sesuai dengan ucapan malaikat, akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu.

Allah tidak pernah menurunkan dalam Taurat dan Injil yang seperti Surah Al-Fatihah. (HR. At-Tirmidzi dengan sanad sahih). Al-Fatihah adalah Ruqyah, yaitu jampi-jampi untuk mengobati penyakit. (HR. Bukhari). Shalat tidak sah tanpa membaca Al-Fatihah. (HR. Muslim dan An-Nasa’i). Al-Fatihah adalah dialog hamba dengan Allah Taa’la. (HR. Muslim dan An-Nasa?i). Dari Abu Hurairah r.a dari Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa shalat yang tidak membaca di dalamnya Ummul Qur’an (Al-Fatihah) maka shalatnya tidak sempurna (Rasulullah SAW mengulanginya tiga kali).

Lalu ditanyakan kepada Abu Hurairah r.a : Bagaimana apabila kita dibelakang imam. Abu Hurairah r.a menjawab: Bacalah (Al-Fatihah) dalam dirimu, karena sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: Allah Azza wa Jalla berfirman: Aku membagi shalat (Al-Fatihah) antara Aku dengan hambaKu menjadi dua bagian dan bagi hambaKu apa yang dia minta.

Apabila dia (hamba) mengucapkan: Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan sekalian alam.  Allah Taa’la menjawab: Hambaku memujiKu.Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Allah Taa’la menjawab: HambaKu menyanjung-nyanjungKu. Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Yang menguasai hari pembalasan. Allah Taa’la menjawab: HambaKu mengagung-agungkanKu. Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Allah Taa’la menjawab: Ini adalah antara Aku dengan hambaKu dan bagi hambaKu apa yang dia minta. Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat. Allah Taa’la menjawab: Ini adalah untuk hambaKu dan bagi hambaKu apa yang dia minta. (HR. Muslim dan An-Nasai). Asbabun Nuzul (Sebab-sebab turunnya) Surah Al-Fatihah

Sebagaimana diriwatkan oleh Ali bin Abi Tholib mantu Rosulullah Muhammad saw: “Surah al-Fatihah turun di Mekah dari perbendaharaan di bawah ‘arsy’”

Riwayat lain menyatakan, Amr bin Shalih bertutur kepada kami:“Ayahku bertutur kepadaku, dari al-Kalbi, dari Abu Salih, dari Ibnu Abbas, ia berkata: “Nabi berdiri di Mekah, lalu beliau membaca, Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam. Kemudian orang-orang Quraisy mengatakan, “Semoga Allah menghancurkan mulutmu (atau kalimat senada).”

Dari Abu Hurairah, ia berkata, “Rosulullah saw. bersabda saat Ubai bin Ka’ab membacakan Ummul Quran pada beliau, “Demi zat yang jiwaku ada di tangan-Nya, Allah tidak menurunkan semisal Surah ini di dalam Taurat, Injil, Zabur dan al-Quran. Sesungguhnya Surah ini adalah as-sab’ul matsani (tujuh kalimat pujian) dan al-Quran al-’Azhim yang diberikan kepadaku.”

 

 

1- AL-FATIHAH Baca 14 kali sebelum tidur : Suami dan anak- anak akan mengingati kita selalu.

2- AL-FATIHAH Baca 41 kali tiup dalam air dan minum serta buat air mandian: Melepaskan rasa sakit dalaman.

3- AL-FATIHAH Baca 7 kali dan usap di kepala setiap pagi dan sekali sebelum tidur: Kepada orang berpenyakit mental.

4- AL-FATIHAH Baca 3 kali tiup dalam segelas air- minum dan baca sambil mengusap kawasan yang rasa sakit: Sakit yang keterlaluan

5- AL-FATIHAH Baca 7 kali dan sapu /usap ke atas kepala bayi yang suka menangis pada malam hari atau pada bila-bila masa.

6- AL-FATIHAH Baca 3 atau 7 kali, gunakan ibu jari dan tekan di langit-langit, (Mulut) kemudian sapu kepada tempat yang sakit
Luka berdarah, sengat lebah, jari terkepit di pintu.

Note : BACALAH DALAM KEADAAN KHUSYUK, TAWAKAL KEPADA ALLAH DAN NIATLAH DENGAN JUJUR, INSYA-ALLAH IANYA MERUPAKAN PENAWAR YANG TERBAIK KEPADA SEMUA.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s