Keutamaan Surah Al-Ikhlas & Mu’awwidatain

  • Surat Al Ikhlash.

    Dari Abi Said Al Khudri ra. bahawa Rasulullah saw. bersabda
    tentang Qul Huwallahu ahad; “Demi Allah –Yang diriku berada
    di dalam genggaman-Nya–, sesungguhnya ia (Al Ikhlash) menyamai
    sepertiga Al Qur’an.” Pada riwayat lain Rasulullah saw.
    bersabda kepada para sahabatnya, “Adakah di antara kamu yang
    tidak sanggup membaca sepertiga Al Qur’an dalam satu malam?”
    Hal ini memang berat bagi mereka, lalu mereka bertanya, “Siapakah
    di antara kami yang mampu ya… Rasulullah?” Beliau bersabda,
    “Qul Huwallahu ahad Allahush-Shamad, adalah sepertiga Al Qur’an.”
    (Diriwayatkan oleh Bukhari)

 

  • Membaca sepuluh kali surat Al Ikhlash.
    Dari Mu’az bin Anas ra. Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa
    membaca Qul huwallahu ahad sebanyak sepuluh kali niscaya Allah
    akan membangun rumah baginya di surga.”
    (Diriwayatkan oleh Ahmad)

 

  • Surat Al Falaq dan An-Naas.
    Dari ‘Uqbah bin ‘Amir ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda,
    Adakah kau lihat ayat-ayat yang diturunkan pada malam ini dan
    selainnya tidak dapat dilihat sepertinya?, dialah: Qul a’udzu
    birabbil falaq’ dan ‘Qul a’udzu birabbin-naas.”
    (Diriwayatkan oleh Muslim)

 

  • Surat Al Ikhlash, Al Falaq dan An-Naas.
    Dari Aisyah ra. bahwa Rasulullah saw. apabila akan berangkat
    tidur tiap-tiap malam beliau mengumpulkan kedua telapak
    tangannya kemudian meniupkannya seraya membaca surat Al Ikhlash,
    Al Falaq dan An-Naas. Kemudian beliau mengusapkannya ke seluruh
    tubuhnya (sebatas yang bisa) dimulai dari kepala lalu muka
    kemudian bagian depan dari badan. Beliau melakukannya sebanyak
    tiga kali.
    (Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim)

 

  • Membaca surat Al Ikhlash, Al Falaq dan An-Naas ketika sakit.
    Abdullah bin Yusuf bercerita kepada kami, Malik bercerita
    kepada kami dari Ibnu Syihab, dari ‘Urwah, dari ‘Aisyah ra.:
    Bahwa Rasulullah saw. bila merasa sakit beliau membaca sendiri
    ‘Al Mu’awwizaat'(Al Ikhlash, Al Falaq dan An-Naas) kemudian
    meniupkannya. Dan apabila rasa sakitnya bertambah aku yang
    membacanya kemudian aku usapkan ke tangannya mengharap
    keberkahan darinya.
    (Diriwayatkan oleh Bukhari)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s