Pendidikan Anak

TAHAPAN PENDIDIKAN ANAK

( Oleh : Drs. H. Mahidin Azhari )

  • Ø Al-maalu wal-banuuna ziinatul hayatid dun-yaa……
  • Ø Innamaa amwaalukum wa-aulaadukum fitnah
  • Ø Al-waladul mauluudu yuuladu ’alal fithroh………

————————————————————–

ª  TAHAP PRA KANDUNGAN

  1. Tanamkan NIAT dalam pernikahan untuk melahirkan keturunan yang sholih ;
  1. Berdo’a sewaktu senggama (menanam benih) dari tulang sulbi & rusuk ;

(Allahumma jannibnas syaithon wajannibis syaithoni maa-rozaqtana)

ª  TAHAP JANIN DALAM KANDUNGAN

  1. Berdo’a sejak hamil 1 bulan, 3 bulan, 7 bulan ;

(Bacakan AlQur-an : Surat Yasin, Kahfi, Yusuf, Maryam, Luqman, Ar-Rohman, Al-Waqi’ah, Al-Mulk)

  1. Berdo’a menjelang kelahiran ; (bacakan ayat kursi & Al-Insyiroh)

ª  TAHAP KELAHIRAN BAYI

  1. ADZAN di telinga kanan bayi IQOMAH di telinga kirinya (sesaat setelah lahir) ;
  1. MENTAHNIK (kunyah kurma) dan disuapkan kemulut bayi ;
  1. MENYUSUI bayi hingga sempurna 2 tahun  dan memberikan nafkah yang halal

(Wawasshoinal insaana biwaalidaihi hamalathu ummuhu wahnan ‘ala wahnin wafisholuhu fii’amaini)

ª  TAHAP PASCA KELAHIRAN

  1. MENG-AQIQAHI bayi pada usia 7 hari ;

(Kullu ghulaamin rahiinun bi‘aqiqatihi, fadubiha ‘anhu yauma saabi’ihi wayuhlaqu ra’sahuu wayusammaa)

  1. MENCUKUR RAMBUT bayi pada usia 7 hari ;

10. MEMBERI NAMA (yang baik) + sebutan / panggilan yang baik

(Inna ahabba asma-ikum ilallahi – ‘abdullah wa’abdur Rahmani)

11. MENINDIK TELINGA bayi (khusus anak perempuan) ;

12. MENGHITAN anak sebelum umur 7 tahun ;

( Alkhitaanu sunnatun lir-rojuli wamakrumatun lin-nisa-i)

13. Mengajarkan SHOLAT selambat-lambatnya anak berumur 7 tahun – 10 tahun ;

14. Menanamkan Pendidikan Agama, keimanan dan akhlaqul karimah  serta selalu mendo’akannya ;

(Robbanaa hab-lanaa min azwaajina wamin dzurriyyaatinaa qurrota a’yunin …….)

15. MENIKAHKAN anak pada umur yang memungkinkan (setelah ‘aqil-baligh). 

===============================

‘An Abi Ayyuuba r.a. qala, qala Rasulullahi saw. ARBA’UN min sunanil mursaliina : Al-khitanu, wat-ta’atthuru, was-siwaku, wan-nikahu.  —– Wal-ftthrotu KHAMSUN ; Al-khitanu, wal-istihdzadu, waqasshus syaribi, wataqliimul adhfaari, wanatful abaathi.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s