RENUNGAN


Terkadang Allah tidak memberikan langsung apa yang kita harapkan, tetapi Allah mencukupi apa yang kita butuhkan. Ingat…. apa yang baik menurut kita belum tentu baik dimata Allah, dan apa yang tidak baik menurut kita belum tentu buruk bagi-Nya. INSYAFLAH….. !

Iklan

ALUR CERITA DHUNGKREK dalam FESTIVAL


 

ALUR PENYAJIAN CERITA DHUNGKREK

Dalang menyampaikan   “ALKISAH”  Disuatu masa (Gambaran 11/2 abad yang lalu)

  1.                i.      Mengawali jalannya kisah ; Seorang anak kecil yang lucu dan comel keluar  ke suatu tempat untuk bermain-main dan bersukaria   lDiiringi lagu Hatiku Gembira”
  1.               ii.      Dalam suasana yang mulanya tenang dan mengasyikkan itu, tiba-tiba Muncullah beberapa sosok mahluk halus (jenis gendruwo/buto)  dengan penampakan yang seram dan menakutkan, sehingga membuat si anak kecil lari tunggang langganggang penuh histeri dan ketakutan. lIringan  lagu  “Buto-buto galak”
  1.              iii.      Tak lama kemudian,beberapa orang perempuan (puteri-puteri ayu) datang bersama-sama untuk menunaikan aktivitas hariannya dengan wajah-wajah ceria, penuh senyum indah nan mempesona. lIringan  lagu  “Lumbung Desa”.
  1.              iv.      Dan dengan ternampaknya beberapa perempuan tersebut membuat makhluk-makhluk (buto/gendruwo) itu sontak riang-kegirangan karena merasa dirinya akan mendapatkan mangsa-mangsa istimewa untuk digoda dan dirasuki dengan tipu muslihatnya, sejenak mereka ber-sembunyi di beberapa penjuru yang dianggap aman dan merekapun berubah bentuk serta wajahnya.
  1.               v.      Ditengah-tengah keasyikan dan kekompakan para wanita menjalani aktivitasnya (menumbuk padi), serentak sang buto-buto melakukan penyerangan secara membabi-buta dengan menyebarkan hama-hama penyakit aneh dan ajaib terhadap masyarakat setempat (termasuk mempengaruhi para wanita tersebut), sehingga membuat suasana yang semula tenang berubah menjadi kacau balau, hiruk-pikuk, gundah-gulana, bercampur jeritan-jeritan hestria, dan saat itu pula terjadilah PAGEBLUG yang tak terduga-duga yang berakibat jatuhnya beberapa korban (sakit dan tak sadarkan diri).
  1.              vi.      Dari waktu ke waktu terus berlalu, pageblug pun masih merajalela,, sehingga hadirlah seorang tokoh karismatik yang arif-bijaksana (dalam cerita versi ini disebut ulama/kyai) yang dikenal dengan panggilan SYEKH SUPANA. Beliau terjun langsung untuk membela kebenaran dan memberantas kebatilan yang diupayakan oleh para makhluk penebar penyakit tersebut.

Maka dengan berbekal semangat keimanan, keilmuan dan kesaktian yang tinggi, majulah terus sang syekh dengan langkah-langkah kongkritnya ;

  1. 1.     Mengobati wanita-wanita yang jatuh sakit dan pingsan hingga sadar kembali melalui bacaan do’a dan tetesan air jampi. lDiiringi Sya’ir “Hisbul Autad”
  1. 2.     Membacakan ayat kursi dan kalimah takbir seraya memutar-mutar tasbih serta menghempaskan tongkatnya, sehingga jatuh tersungkurlah dua makhluk penyebar penyakit jiwa tersebut.  lMasih diiringi Sya’ir “Hisbul Autad”
  1. 3.     Menyampaikan ayat muhasabah (Hasbunallohu wani’mal wakiil ni’mal maulaa wani’man nashiir), hauqullah dan takbir, seraya memutar-mutarkan serbannya, maka tersungkurlah juga dua makhluk-makhluk penggoda yang tersisa.   lDiiringi Sya’ir “Sholawat Taubat”
  1. 4.     Untuk penyadaran dan pemulihan makhluk-makhluk yang telah setengah lumpuh itu, syekh Supana melakukan pengobatan disertai nasihat-nasihat suci melalui ayat Al-Quran : “Bismillahil Kaafii, Bismillahil Waafii, Bismillahis Syaafii, Bismillahi walaa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adhiim”.                        Al-hasil ; sembuhlah, sadarlah dan insflah mereka dari kejailan nya. Mereka pun sanggup meninggalkan perbuatan angkara murka menuju jalan yang benar.
  1. 5.     Akhirnya semua pihak bersama-sama kembali ke suasana kehidupan yang dinamis, harmonis, sejahtera, aman, sentosa.   lDiiringi Sya’ir “Do’a Mustajabah”
  1.             vii.      Tutup cerita, para pemain melakukan penghormatan akhir dengan mendendangkan lagu “Sayonara” dan “Gilang sepatu gilang”.

===== Wassalam =====

Selayang Pandang tentang DHUNGKREK


SEPUTAR DHUNGKREK
By : Mahidin Azhari (Oktober 2012)

• Disebut “DHUNGKREK” karena bunyi alat musik yang utama adalah DHUNG dan KREK.

• Dhungkrek adalah salah satu kesenian khas Madiun.

• Dhungkrek merupakan kesenian rakyat yang bersifat tradisional.

• Seni Dhungkrek memaparkan cerita rakyat yang dalam sejarahnya mengkisahkan suatu peristiwa memprihatinkan yang terjadi di lingkungan masyarakat Madiun ( Mejayan / Caruban ) berupa datangnya pageblug (Wabah penyakit melalui serangan makhluk halus).

• Inti pengajaran dari cerita Dhungkrek adalah menggambarkan “Peristiwa buruk dapat dihilangkan melalui perbuatan (amal) kebajikan, ilmu pengetahuan dan bantuan doa (permohonan kepada Dzat Yang Maha Kuasa).

• Sebagai seni tradisional yang merupakan peninggalan nenek moyang, maka Kesenian Dhungkrek harus dilestarikan dan disebar-luaskan penyajiannya sehingga dapat terakseskan ke seluruh kawasan nusantara bahkan dapat dikembangkan lebih jauh hingga ke manca Negara.

• Untuk memperluas khazanah seni-budaya bangsa, maka kesenian Dhungkrek bisa disajikan dalam aneka kreasi, inovasi dan kolaborasi seiring dengan kemajuan zaman dan peradaban modern, dengan catatan tidak meninggalkan konsep yang asli ( tetap mengikuti Pakem ).

PENGURUS & ANGGOTA SENI DHUNGKREK “BUDI LUHUR”


SUSUNAN PENGURUS & ANGGOTA (PEMERAN)
DALAM FESTIVAL SENI PERTUNJUKAN DHUNGKREK TAHUN 2012
PAGUYUBAN SENI DHUNGKREK “BUDI LUHUR” DESA BANJAREJO
=================================================================================================

Pembina/Penasihat : Drs. H. Mahidin Azhari ( Kades Banjarejo )
Ketua : Adi Sulahman ( Ketua Karang Werda )
Sekretaris : Subagiyo ( Stafur Umum )
Bendahara : Soecipto ( Ketua LPKMD )

Anggota dan Pemegang peran :
:
1. H. Mahidin ( Pengisi suara + Penyanyi )
2. Suwarno ( Dalang cerita + Penyanyi )
3. Adi Sulahman ( Pemeran Syekh Supana )
4. Subagiyo ( Pemeran Buto )
5. Sutomo ( Pemeran Buto )
6. Subeki ( Pemeran Buto )
7. Sinto ( Pemeran Buto )
8. Sahri ( Pemeran Boneka hiburan )
9. Nur Hidayah ( Pemeran Puteri Ayu )
10. Mesiyani ( Pemeran Puteri Ayu )
11. Umi Setyowati ( Pemeran Puteri Ayu )
12. Siti Susana ( Pemeran Puteri Ayu )
13. Suyanto ( Penabuh Bedug )
14. Kusnudin ( Pemutar Korek I )
15. Joko Lelono ( Pemutar Korek II )
16. Soecipto ( Pemain Tamborin )
17. Sarnit ( Penabuh Kendang utama )
18. Yudi Handoko ( Penabuh Kendang II )
19. Mustofa ( Penabuh Gong )
20. Puji Hermawan ( Penabuh Ketuk )
21. Sohib Sugito ( Penabuh Kenong )
22. Yudo Nurwiyanto ( Penabuh Beri )
23. Sirman ( Penabuh Bonang )
24. Makali ST ( Penabuh Kentong I )
25. Boniran ( Penabuh Kentong II )

LAGU-LAGU GEMBRUNGAN (SHOLAWATAN)


KHOTAMAN NABI
( Mi’roj Rosulullah )

 KHOTAMAN NABI ROSULULLOH
MUSTOFALLOHI MUHAMMAD
‘AJAM – ‘ARBI ROSULULLOH
MUKHTARULLOHI MUHAMMAD
GUSTI NABI ROSULLULLOH
HABIBULLOHI MUHAMMAD

 Nyariosaken mi’roje jeng – Dutane yang kalane
Ning sa’jroning Baitul Harom – ba’do ‘Isyak wancine
Nuju wulan Rojab kaping – pitu likur tanggale

 Bubar sagung kang sholat njeng – Rosululloh mung dewe
Tandyo wonten jundakane – Yang sukmono ngarsane
Sang Jibroil uluk salam – giyo jinawab salame

 Malih nabdo sang Jibroil – mring jeng Mustofa jatine
Prapto hambo dinutonga – ‘Azza wa-Jalla ngarsane
Tuan kinen minggah dating – deneng Jalal mung dewe

 Pinaringan kamulyan lan – kinen miyat sagunging
Kaelokan kagungane – Yang Sukmono jatine
Bumi sarto langit sapto – lan samudro kabehe

 Kang poro nabi kulluhum tan – kadiyo tuan mulyane
Miyang sepengker tuan tan – ono kang mimbar luhure
Mung paduko samudwrining – neng tri buwono samangke

 A-sholato dwi raka’at – dipun ikhlas tandange
Jeng Mushtofa sujudte tan – ngantio roka’at ba’dane
Jabaroil nyandak astonyo – Jeng duto ginandeng

 Ing aturan miyos ing natar – baitulloh praptane
Haebat mulat ing natar kibun – kang malaikat anggembel
Tanpo wilang gumuruh – ngungkuli salam arane

====================================

ALON – ALON
( Isro Rosulullah )

 HEEE ALON-ALON YOLAKUNE
ALON-ALON-ALON JABAROIL ALON
YEN KESANDUNG YEN KESANDUNG
BADAN ALUS MANDEK MAYONG
( Alloh ) Gusti Rosululloh

 Heee… duh miyarso – burok langkung ajrih
Mandek sujud alon – Jabaroil matur
Duh jeng Nabi anitio – Burok kang langkung lenggono
( Alloh ) Gusti Rosululloh

 Heee… mator malih – Jibroil m’ring Nabi
Kersane Yang agung – tindak tuan mangke
Anjujuko ing Baitul Muqodas – kepanggiyo poro ambiyo
( Alloh ) Gusti Rosululloh

 Heee… Nanging mangke – yen wonten ing margi
Sembarang kang – katon tuwin kg karungu
Mugi sampun tuan galih – pomo-pomo atur kawulo
( Alloh ) Gusti Rosululloh

 Heee… Tandyo mangke – Jeng Nabi wus nitih
Peksi burok alon – lampahnyo lir ndaru
Kapungkure Baitul Harom – cinarito aneng margo
( Alloh ) Gusti Rosululloh

 Heee… Ono sworo – gumeling kapiyarsi
Nguwoh mring Jeng Rosul – neng kiwane ngono
Duh Jeng Nabi anuturo – margo kang menggok mengiwo
( Alloh ) Gusti Rosululloh

 Heee… yekti tuan – ing mangke kesasar
Dhuh karo atur ulun – mbok temah keblasok
Margo ingkang tuan ambok – ing ngajeng kathah sasaran
( Alloh ) Gusti Rosululloh

================================

PANGGILAN NABIYULLOH
( Kisah Mi’roj Rosulullah )

 YA ADAM KHOLIFATULLOH
YA NABI NUH NABIYULLOH
YA IBROHIM KHOLILULLOH
YA MUHAMMAD ROSULULLOH
I-YA MUSA KALIMULLOH
I-YA ISA RUHULLOH
YA MUHAMMAD ROSULULLOH
WAL MUSTOFA HABIBULLOH

 Pinetuk kang saudara – sang Jibroil nyonggo talam
Isi gelas akeh puan – melek lan sa-jeng isinyo
Tinandukan mring jeng duto – kanjeng nabi giyo mesandat
Ing gelas kang isi poan – wus ing unjuk langkung nikmat

 Sang Jibroil nyelani sabdo – Sakelangkung kabeneran
Pamilih tuan ing puan – ing tembe umat handiko
Kang sami anandang doso – yen sanget denyo nelongso
Gusti Alloh angapuro – temah mentas saking neroko

 Upami tuan miliho – sajeng tembe umat tuan
Samiyo kafir mung tersilah – duh jeng nabi amiyarso
Sakelangkung syukuring sukmo – sang Jibroil matur tandyo
Sopo ngiro ing margane – kanjeng nabi anjejarwo

 Ing porwo madyo wusono – sang Jibroil duk miyarso
Sakelangkung ngalenggono – kanjeng nabi weruho tuan
Yen tuan anurutono – panguwohe wong kang ono
Arah sak kiwane margo – tembe ummat tuan samiyo

 Eh jeng nabi a-sholato – ngimamono poro ambiyo
Kanjeng nabi nulio sholat – gumuruh kang poro ambiyo
Sami ma’mom marng jeng duto- wus sabdo samiyo dedungo
Kanjeng nabi giyo tumingal – marang ondo seloko

================================

DEN MITUHU
( 4 Macem Ilmu )

 GUNGING UMAT DEN MITUHU, ING NGILMU KAWAN PERKAWIS
KANG DIHIN NGILMU SYARI’AT, NGILMU TOREQOT PING KALIH,
HAQIQOT NGILMU PING TIGO MA’RIFAT NGILMU KANG WAJIB

 Jeng duto asih andulu – malaikat tanpo wilis
Samiyo memuji ing Alloh – nyoto wau kang winarni
Kang eneng langit sepisan – jeng nabi Adam pan lage

 Pinarak mimbar jamerut – sinawang kang wayah sami
Nabi Sis samyo neng mimbar – Jibroil matur m’ring nabi
Tuan panggiho nabi Adam – Eyang paduko pribadi

 Alon majeng kanjeng rRosul – dnguluki salam lirih
Jeng Adam mesem warsabdo – duh nak angger wayah sami
Bagus tur kasih-ing Tuhan – dadiyo panutuping nabi

 Tuan bungaho ing kalbu – den-nyo bade anampi sih
Kanugrahan sewu drajat – mator nuwon jeng duto ’dhi
Nyoto sampun leluaran – tansah lawan sang Jibroil

 Lajeng tindaknyo jeng rosul – ningali siksane Widi
Gung umat kang nandang doso – lanang wadhon warni-warni
Samiyo sambat ngaruhoro – samiyo ngajab-ngajab pati

 Aningali kanjeng rosul – malaikat kang ngaprihi
Kekaleh angundo gado – netro andhik menentak gati
Wanti tanyo singo sabdo – gung ummat tan darbe ati

 Wanodyo wani ing kakung – siksane sirah dijungkir
Suku tangane pinentang – pirjine dipun suceni
Maring sagunging malaikat – sambate angewrak-ngerik

================================

RUKUN ISLAM
( Kisah Mi’roj Rosulullah )

 KAWERUHONO RUKUNE ISLAM LELIMO
DIHIN SAHADAT SHOLAT LAN PUOSO
MUNGGAH HAJI MARING MEKKAH YEN KUOSO
LAKONONO KUWI

 Maju tindak nyo prapto ing jero gapuro, langit kedua kang Jibroil sigro,
Ndodok pun ing lawang mulyo, ingkang jogo bukak ing lawange

 Jibroil lawan kanjeng nabi duto, samiyo lumaksono prapto ing jero tendo,
mulat maring malaikat samio amemuji, mring Yang Pangerane

 Nyoto kawernoho kanjeng nabi nuh, risedengnyo pinarak aneng mimbar retno sinawang sohabat, mewah poro putro, pepak sedayane

 Kanjeng nabi Idris lawan jeng nabi Hud, miwah nabi Sholeh
Sigro jabaroil matur mring jeng duto, tuan kepanggio jeng nabi Nuh age

 Tandyo jeng duto lawan alon lumaksono, maring ngarsaniro kanjeng nabi Nuh sarto uluk salam, nabi Nuh tumulyo, jawab ing salame

 Samiyo leluaran tindaknyo jeng duto, kapranggul samudro kalangkung
agengnyo, alon atetonyo marang saudoro, Jabaroil age

 Jeladri punopo puniko kinasak, Jabaroil matur inggih toh puniko
Samudro kinaryo ngemer ummat iro, jeng nabi Nuh ing sijine

 Tindaknyo jeng duto mulat ing belabak wesi langkung wiyar tanpo wangenan, tur kathah malaikat ingkang samyo jogo belabak lulu luge

 Jeng nabi tetanyo jabaroil aturnyo inggih angina toupan nguni kang kinaryo nikso kafir ummat iro kanjeng nabi Hud sirno sedayane 0

 Layu tindaknyo prapto ing gapuro langit kaping tigo Jaboroil sigro,
Nothok mentak lawang mulyo ingkang njogo ambuko ing lawange

================================

RUKUN IMAN
( Kisah Mi’roj Rosulullah )

 GUNGENG UMAT NGANDELO ING NEM PERKAWIS
NGANDELO YANG SUKMO, LAILAHA ILLALLOH
LAN NGANDELO MALAIKAT KELAWAN KITAB
LAN PORO UTUSAN, LAILAHA ILLALLOH
LAN NGANDELO ING DINO KANG AKHIR
KLAWAN PESTEN OLO BECIK
IKU KABEH KERSO ALLOH, LAILAHA ILLALLOH

 Kawruhono kang eneng langit kaping pat
kanjeng nabi Isa, Lailaha illalloh
risedengnyo pinarak neng mimbar retno
sinawang sohabat, Lailaha illalloh
gyo Jibroil matur mring jeng rosul
panggiho jeng nabi Isa
tandyo manguluki salam, Lailaha illalloh

 Memintaho menarik ummat-ummat tuan
yang ada dalam neraka, Lailaha illalloh
dan laginyo semuanya pekerjaan
jangan berat-berat, Lailaha illalloh
mesti boleh tuan terlalu kasih
Jeng duto ngerpo amatur
nuwun tandiyo leluaran, Lailaha illalloh

 Tandyo mulat jeng nabi mring malaikat
awak kang pilihan, Lailaha illalloh
kang separo geni kang separo ebun
ponang tuan tan nyirep, Lailaha illalloh
marang geni-geni tan nyirep bun
kanjeng nabi langkung hebat
lestari lajeng tindaknyo, Lailaha illalloh

 Sigro tedak jeng Isa sarto runabdo
duh saya punya cucu, Lailaha illalloh
terlalu baik ditimang Nabi semua
lebih dari tinggi, Lailaha illalloh
sungguh-sungguh tuan saya bilang
kalau tuan nanti datang ada mukanya
Tuhan Alloh, Lailaha illalloh

================================

SIFAT PAPAT
( Kisah Mi’roj Rosulullah )

 GUNGING UMAT DEN SASMIO NGIMANAKEN
SIFAT PAPAT INGKANG MUNGGUH ING YANG WIDI
DIHIN JALAL JAMAL KAPING TRI KAMAL
LAN KAPING PING ‘PAT QOHAR, IYO IKU KANG TUMEMEN

 Nguwoh-nguwoh Joboroil minto lawang
wus winengan tandyo manjing kekalehnyo
Kanjeng Nabi lumiyah ing malaikat
Kang langkung katahiro samiyo memuji ing Alloh

 Lumastantun tindak iro kanjeng nabi
aningali sagunging kaelokan
kliling-kliling tyas ngelangut kalenglengan
leng-leng geng wulangun ing galih iro lir kakalem

 Tandyo mulat malaikat anjenggureng
amethentheng bureng netranyo mentheleng
anjengkileng banter tur mangureng-ureng
tansah semu sereng jenggotiro ageng bureng

 Mulat-mulat malaikat langkung aneh
anyeleneh giyat lan kang akeh-akeh
anyerwenteh tan rengu dalam asumeh
goreh lelumbeh ngungeh juweh mulah malih

 Mulat maleh malaikat langkung lirih
Ngliring gerih tinon pating ceringih
Seruning ringkih kongsi pateng prembih
Briyih – briyih benu Brapso pulih

 Tandyo lajeng tindak iro kanjeng nabi
Aningali kekayon kalangkung ageng
Pucukiro ngantio sundul ing ’Arasy
Ayom iro ngantio masyriq-maghrib kibukan

================================

NAFSU 4 PERKORO
( Kisah Mi’roj Rosulullah )

 KAWERUHONO KANG NAFSU ‘KAWAN PERKAWIS
LAUWAMAH INGKANG RUMUHUN
LUAMAH KANG KAPING KALIH
SUPIYAH KAPING TIGANYO
MUTMAINNAH KAPING PATE

 Lumestantun tindak iro kanjeng Nabi
semono nadyo andulu, rising malaikat ‘Izroil
lenggah ing kursi ngedongkrong, malang kadak astane

 Netro andik jengkiling ngilingilingi
mandek papan ngarsanipun, nuro siku nuro usik
sajeke datan aliyan, datan kedip netronyo

 Sang Jibroil nabdo iro kanjeng Nabi
sayogyo tuan kepanggih, lan sang Malaikat mauti
Jeng nabi langkung jrehiro, wanti-wanti pangatek’e

 Alon majeng anguluki salam lirih
Sang Jibroil tanpo helu, Soyo seru wanti – wanti
Jeng Nabi suryo memiris, ‘Izroil datan noleh

 Gyo Jibroil sabdo eh sang ‘Izroil
tuan temuo jeng rosul, pogene nora nyauri
maring salame jeng nabiko, ‘Izroil asru kaget

 Gupoh tedak amanggihi kanjeng nabi
sang Jibroil alon nuwus, eh toh kinasak ‘Izroil
andiko kang nderek-ake kanjeng Nabi tindak-e

 Kanjeng nabi tetanyo marang ‘Izroil
ing separoh tingkah iro, ‘Izroil aturnyo titi
duk jagad dereng gumelar, miwah makhluk sakkehe

 Ambo pun was menteng tan obah musik
nadyan ambo ngalap sumur, wong aneng masyriq-maghrib
ambo tan susah jumangkal, tangan ingsun tan ngranggeh

================================

JAMAN MULYO
( Mushaf / Kitabulloh)

 HE……….
JAMAN MULYO JAMAN MULYO JAMAN AKHIR
MANUNGSO AKEH DOSANE
AYO BATUR – AYO BATUR PODO MOCO,
SHOLAWAT KELAWAN DZIKIR…….

 He……….
Nurunaken-nurunaken Gusti Alloh, ing jumlah sepuluh kitab 2x
Dumawah – dumawah kanjeng Nabi Adam, ’alaihissalam

 He……….
Nurunaken-nurunaken Gusti Alloh, ing jumlahe seket kitab 2x
Dumawah – dumawah kanjeng Nabi Syis, ’alaihissalam

 He……….
Nurunaken-nurunaken Gusti Alloh, maring telung puluh kitab 2x
Dumawah – dumawah kanjeng Nabi Idris, ’alaihissalam

 He……….
Nurunaken-nurunaken Gusti Alloh, ing jumlah sepuluh kitab 2x
Dumawah – dumawah kanjeng Nabi Ibrahim, ’alaihissalam

 He……….
Nurunaken-nurunaken Gusti Alloh, ing sawiji kitab Zabur 2x
Dumawah – dumawah kanjeng Nabi Daud, ’alaihissalam

 He……….
Nurunaken-nurunaken Gusti Alloh, ing sawiji kitab Taurat 2x
Dumawah – dumawah kanjeng Nabi Musa, ’alaihis salam

 He……….
Nurunaken-nurunaken Gusti Alloh, ing sawiji kitab Injil 2x
Dumawah – dumawah kanjeng Nabi ’Isa, ’alaihissalam

 He……….
Nurunaken-nurunaken Gusti Alloh, ing kitab suci Al-Quran 2x
Kaparingaken – kaparingaken kanjeng Nabi Muhammad,
Shollallohu alaihi wasalam

================================

NYUWON PITULONG

 ALLOH, GUSTI ALLOH
ALLOH, GUSTI ALLOH
AMBO NYUWUN NAKEN TULONG
DATENG KANJENG GUSTI ROSUL
ALLOH, ISMU ALLOH

 Linang sukmo – sukmo – linang sukmo – sukmo
sarirane wanganiro – wiring tyas patemon sukmo
Alloh Ismu Alloh

 Jroning pati weruho – jroning pati weruho
weruho rasane urip – urip weruho rasane pati
Alloh Ismu Alloh

 Amuliyo rupanyo – amuliyo rupanyo
ing ningali kahanan jati – datan dulu tan dinulu
Alloh Ismu Alloh

 Semono sageleng – semono sageleng
kakelir jatining asih – sih iro kang murbaeng jagad
Alloh Ismu Alloh

 Lesing jiwo – jiwo – lesing jiwo – jiwo
womboh ing rat ono margi – kang urip langgeng den mulyo
Alloh Ismu Alloh

================================

LELIMO WAJIB DISEMBAH

 GUNGING UMAT KABEH MITUHUO DENE
LELIMO WAJIB SINEMBAH, ALLOH-ALLOH, ROSULULLOH
DIHIN BOPO-BABU, SANAK TUWO, OPO DENE
MORO TUWO ALA SAKARONE, MRING GURU MEWAH RATUNE
ALLOH-ALLOH, ROSULULLOH

 Jeng duto wus nitih, aneng gerbang cahyo
wus ingangkat pro malaikat swarane gemuruh
gumbrebeg ing kanan kiring, ing ngarso mewah ing pungkur
abyor murup busanane, Alloh – Alloh, Rosululloh

 Wus samyo kalilan maring subhanalloh
angumbar syukuring driyo, reh nderek Jeng Rosul
minteraken kawiragane, mawarno warno cirine
gumerlap tunggul layune, Alloh – Alloh, Rosululloh

 Setengah malaikat, naboh tengarane
sarto tanjagi pinajak, saking suhing kalbu
ingkang setengah serbane, kinaryo sesunderan
Kumitir winiwir-niwir, Alloh – Alloh, Rosululloh

 Weneh uculing kilat, diyan amanin tatti
ono ingkang tujon lintang, tuwin umbul ndaru
lawan angumbengaken lidah, muter abyur-abyar
weneh main kuwong tejo, Alloh – Alloh, Rosululloh

 Jeng nabi gyo mjulat, malaikat gung dibyo
sirahiro pitung sosro, sirah sawijinipun
pitung ewu yo mukane, pitung ewu ing kang lar
tan pegat muji Yang Agung, Alloh – Alloh, Rosululloh

 Saben sawiji lesan, lambe pitung sosro
dhewe-dhewe basaniro, respati lir ambyor
saben sewiwi-sewiwine, pitung ewu ingkang lar
tan pegat muji Yang Agung, Alloh – Alloh, Rosululloh

 Mangkono pujinyo, Ya malikul ‘auwam
Ya Quddusu ya Qowiyu, Ghani ya Muntaha
datan pot rino wengine, ibadah tur soyo
tansah ambyur samudro nur, Alloh – Alloh, Rosululloh

 Yen mentas kekirik, tanya nyo sumirat
saben sawiji telethik, dadiyo malaikat
dadiyo ambyur sadinane, kaping pitung ewu
tan pegat selawasiro, Alloh – Alloh, Rosululloh

================================

ILMU 4 PERKAWIS

 GUNGING UMAT ANGESTOKNO, ING NGILMU ‘KAWAN PERKAWIS
DIHIN IMAN TAUHID LAN MA’RIFAT, PING ‘PAT ISLAM
IKU ‘ILMU YAKIN, ALLOH – ALLOH, GUSTI ALLOH

 Cinarito ing suwargo, gapuro tinundo sapto
emas tinretes manik mowo retno, ting gelebyar
sinarnyo gumancur. Alloh-Alloh, Gusti Alloh

 Butro wine turutono, mili poan madu manis
pepetetan kembang bebanjangan, jinembangan akik
kang mayang wilis. Alloh-Alloh, Gusti Alloh

 Ingkang gondo arum, lelumut jebat kasturi
Lir mowo rum suketan kumo-kumo, kang woh-wohan
nedeng sri kawuryan. Alloh-Alloh, Gusti Alloh

 Pelataran sinebaran, berlian lan inten bumi
sarineng suargo akeh yen winuwus, pepanjangan langitnyo
kang kumendung. Alloh-Alloh, Gusti Alloh

 Cinarito kang suratu, habsari jeroneg suargo
den warno-warno endahan winulat, saryo nedeng
wayohnyo remaja putri. Alloh – Alloh, Gusti Alloh

 Nedeng kongasing wirogo, galak ulat meterum kenges
gandang-gandang suworo rum lir kelong
pantes gandesing tilam asmoro, Alloh – Alloh, Gusti Alloh

 Kang wadhono nawang wulan, rekmo panjang memek wilis
kang laporan nyendani kumolo imbang tanggal pisan
kang klip tumengkeng. Alloh – Alloh, Gusti Alloh

 Sumaring pandulu mancur, lir inten sinar iro widi
kang terjilan iyo moyo-moyo
pasuluhan memet grono rungit. Alloh – Alloh, Gusti Alloh

================================

WAJIBE YANG MANON

 DIPUN SAMI NGAWERUHI, MARANG WAJIBE YANG MANUN
KANG PATANG PERKORO INGKANG RUMUHUN
ING ARANAN DZAT TWIN SIFAT, MEWAH AF’AL, ASMO
PAPAT IKU TAUHIDNO

 Respati tindak iro ris, tansah lan Jibroil golong
Jeng Nabi gyo mulat, ing samudro agung
cemeng angler mangsi, anggameng tanpo wangenan
amis bacin gandaniro

 Dangu-dangu den tingali, ing tengah ono kekayon
ngadek tengah samudro, langkung agengipun
gondang lir kuping sapi, lamun obah samiyo muniyo
gumer kadyo bolo kadebo

 Wohing lir sirahing anjing, dene yen wis mateng runtuh
iku gyo pinecah, isinipun tinedohe sami
pinangan wong aneng neroko
dendo lamun pinangan

 Yen digigit males gigit, yen cinokot males nyokot
nadyan den uluho, yo angulu ugo
dene ingkang kulit teng donyo dadi syetan
siji dadi syetan ugo

 Lajeng tindaknyo Jeng Rosul, tan dangu mulyo anahon
prahoro kalintang wiyaripun, cinarito menggih
wiyaring kang horo-oro
upamane jagad donyo

 Sinelehno tengah yekti, ketip-ketip nora katon
tan ono kekayon tanpo dukuh, tanpo lebak wukir
lemah abang lir tembogo
Jeng Nabi alon tetanyo

================================

ATHI’U – MAHBUBONO

 DIHIN WA-ATHI’ULLOHA – WA-ATHI’U ROSULULLOH
WA-ATHI’U ULIL AMRO – MAHBUBONO

 Caritane kang jahanam – Angajrihi yen dinulu
Kang warno lir singo barong – Mahbubono

 Netranyo lir suryo kembar – Kadyo dahono kumukus
Singo kang pinandeng gosong – Mahbubono

 Wulu gimbal jembrok-jembrok – Pucuk ing wulu lir entup
Landep mowo upas mandhon – Mahbubono

 Untu nyerangap ngapurancang – Samyo marop mangah-mangah
Jeng Nabi sakelangkung gawok – Mahbubono

 Nyoto lajeng tindak iro – Temulyo jeng Nabi ndulu
Jurang dahad wiyar tur jeru – Mahbubono

 Jembare podho lan donyo – Dedasare tan kadulu
Kang liwat gawe perkewoh – Mahbubono

 Kang paring lir kapurancang – Kori mangap angler parong
Landep mowo upas mandes – Mahbubono

 Kawarno isining jurang – Sagunge kang mowo entup
Klabang kores kolo jengking – Mahbubono

 Klabang kores angengiro – podho klawan gunung Uhud
Panjang kemput wetan kulon – Mahbubono

================================

TAUHIDNO

 SEKATAHE UMAT ISLAM, KANG WUS ‘AQIL-BALIGH
TAUHIDNO MA’NANE SYAHADAT, MALAH ING RASANE
MIWAH KALIMAH TOYYIBAH, NAFI ISBATIPUN YEN TAN NGAWERUHONO, ‘ILMUNE TANPO DADIYO, TAHJIBUNE

 Jeng Nabi duto gyo pamit, maring saudara Malik,
kerso sowan maring ngayunan, tansah lan Jibroil,
cinarito sowan iro, mangeh kang wekasan,
sakelangkung denyo sinubo, kasumbagan,
Tahjibune

 Kersaning Yang animbali, marang kawulane,
sekatahe poro malaikat, kang neng masyrik-maghrib,
pitung bumi pitung angkoso, lan ing suwargo-neroko,
lan kang ono hijab sedoyo, tinimbalan,
Tahjibune

 Mewah rohe poro Nabi, ing Baitul Muqoddas,
miwah poro wali mu’min, menyang poro rojo Islam,
sagung kawulane Alloh, kang wus jisim alus,
kumpul eneng ‘Arasy, ngarsane Subhanalloh,
Tahjibune

 Cinarito kang poro roh, lan poro malaikat,
Dyo sowan astaniro, lir wonh tadah amin,
Maromo ing nadahaken, neksenono,
Dawuhing sokmo, marang jeng duto
Tahjibune

 Yen kalaniro Yang Sukmo, ndawohaken tinimbalan,
Poro roh mnyang poro malaikat, ngamini sedarum,
Nyoto kawarmoho, siro kang Joboroil,
Lawan nabi duto prapto, ngabyantaring sokmo,
Tahjibune

================================

NYUWON PANGAPURO
( Pamitan 1 )

 ALLOH, GUSTI ALLOH, AMBO NYUWUN TULONG
INGKANG MUGI-MUGI TUAN, APARINGO PANGAPURO

 Rohmat soho salam, mugi tansah katetepan
dumateng ngarsane kanjeng Nabi kang dinuto

 Lan kawulo wargo, Shahabat lan tabi’in ugo
miwah poro sentono lan tiyang Islam sedoyo

 Soho atur kito dateng poro rawuh sedoyo
namung mugi kerso paring samudro pangaksomo

 Kejawi puniko kirangipun toto kromo
lan konco-konco sedoyo mugi sampun ngantos kawodo

 Mboten sanes kito namung muji dateng pangeran
mugi panderes kito manfaat donyo lan akhirat

 Ing sarehne sampun cekap ing sedayanipun
soho kito sedoyo, dumawah jangkep sedoyo

 Monggo-monggo sami dungo-dinongo sedoyo
sarto nyuwun pamit sedoyo sami sabaro

 Amin amin amin, Gusti Alloh angabulno
ing panuwun kito, kang sami sahe sedoyo

================================

ADIL & MAKMUR
( Karya : NN )

 Adil makmur, srono gumregut ambangun
Tumindak prasojo manut reh printah negari
Ambo minto Pangeran amberkahono

 Keparengo ambo matur, mring sagung pro rawuh niki
Miarsakno panembromo, angenut maksud mandaki
Yen toh wonten lepat ambo, nyuwun gunging pangak sami

 Alloh iku Moho Agung, kang a karyo jagad ni ki
Ambo wajib manembaho, kang kambah ing siang ratri
Ojo ngumbar ing angkoro, mendadio ambo sayekti

 Poncosilo iku dasaring negoro
Milo ambo sesamio ge handarbeni
Amalno kang nomer siji nganti limo
Kanggo sangu urip iro ono donyo
( Alloh – Alloh – Alloh )

 Kawulo maturo nuwun, m’ring Gusti Kang Amberkahi
Nyingkiro watak jubriyo, sabar eling kang ka-esti
Tindakno kanthi prasojo, iku yekti tebeng aji

 Sewu sangang atus patang puluh limo
Iku undang-undange negari mami
Poncosilo lan undang-undang puniko
Loro iku tan enggal ujar agomo
( Alloh – Alloh – Alloh )

 Ambo wajib amituhu, sagunging dawuh utami
Yo iku dawuh agomo, sarto parintah negari
Iku kabeh paugeran, tindakno klawan pratitis

 Mulo ayo nyuwun mring Moho Kuoso
Mring karto raharjo negari puniko
Mugi enggal dumugi panjongko ambo
Adil makmur mring sesomo klawan nyoto
( Alloh – Alloh – Alloh )

 Pinongko panutupipun kawulo samio memuji
Negri kito Indonesia subur makmur murakabi
Duh Alloh mugiyo paring pitedah kang migunani

================================

SENI HADRAH


IKATAN SENI HADRAH BANJAREJO (ISHAB)
DI DESA BANJAREJO-DAGANGAN-MADIUN

1. HADRAH ISHARI
2. HADRAH PENGEMBANGAN (ISHAB)
3. HADRAH AL-HABSI
4. HADRAH KONTEMPORER

Lagu-lagu Qasidah


بِسْمِ اللَّهِ

2x بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْنَا لِلَّهِ ـ بِسْمِ اللَّهِ تَـوَسَّـلْنَا بِاللَّهِ 
3x بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ ـ بِسْمِ اللَّهِ 

بِسْمِ اللَّهِ يَا اَللَّهُ يَاكَرِيْمُ ـ بِسْمِ اللَّهِ يَارَحْمَنُ يَارَحِيْمُ 2x
بِسْمِ اللَّهِ يَاذَالْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ ـ بِسْمِ اللَّهِ 3x

بِسْمِ اللَّهِ يَافَـتَّاحُ يَاعَلِِيْمُ ـ بِسْمِ اللَّهِ يَاسَمِيْعُ يَابَصِيْرُ 2x
بِسْمِ اللَّهِ حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ ـ بِسْمِ اللَّهِ 3x

بِسْمِ اللَّهِ يَالَطِيْفُ يَاخَبِيْرُ ـ بِسْمِ اللَّهِ يَاحَلِيْمُ يَاعَظِيْمُ 2x
بِسْمِ اللَّهِ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ ـ بِسْمِ اللَّهِ 3x

 بِسْمِ اللَّهِ يَاجَبَّارُ يَامُعِيْنُ ـ بِسْمِ اللَّهِ يَاهَادِيُ يَامُبِيْنُ 2x
بِسْمِ اللَّهِ وَلآإِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ ـ بِسْمِ اللَّهِ 3x

بِسْمِ اللَّهِ يَاغَفَّارُ يَاقَهَّارُ ـ بِسْمِ اللَّهِ يَاغَفُوْرُ يَاشَكُوْرُ 2x
بِسْمِ اللَّهِ نَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيْمَ ـ بِسْمِ اللَّهِ 3x

============================

ADIKKU SAYANG
( Oleh : Dra. Hj. Nur Asiah Djamil, dkk.)

 Adikku sayang [sayang], belahan jiwa [bunda] 2x
Padamu seorang kasih tertumpah
Adikku sayang, belahan jiwa

 Adikku sayang [sayang], belahan jiwa [bunda] 2x
Padamu seorang kasih tertumpah
Adikku sayang, belahan jiwa

Reff……
 Gelak tawamu, senyum simpulmu
Tiada kulupa seumur hidupku
Gelak tangismu, senyum manismu
Pelerai lelah ayah dan ibu…

 Tidurlah adik, tidurlah intaan… ooooo
Adikku sayang
Balas kasihnya, taat padanya 2x
Jadilah adik orang berjasa
Ke haribaan ayah dan bunda

 Adikku sayang [sayang], belahan jiwa [bunda] 2x
Padamu seorang kasih tertumpah
Adikku sayang, belahan jiwa

Reff……
 Di mana [dimana], adik [adik] tlah dewasa
Tuntutlah [tuntutlah] ilmu [ilmu] dimana berada
Pahatkan [pahatkan] iman [iman] dalam dada
Amal [amal] baktimu [baktimu] untuk agama bangsa

 Ayah dan bunda tetap berdo’a kepada Allah… Tuhan Yang Esa 2x
Adikku sayang lanjut usia 2x
Jadilah adik orang berjasa
Ke haribaan ayah dan bunda

 Adikku sayang [sayang], belahan jiwa [bunda] 2x
Padamu seorang kasih tertumpah
Adikku sayang, belahan jiwa

==========================

AKHLAQUL KARIMAH
( Oleh : Haddad Alwy & Sulis, CS.)

 Sidnan nabi, sidnan nabi, sidnan nabi
Sidnan nabi, sidnan nabi, sidnan nabi
Sidnan nabi, sidnan nabi, sidnan nabi
Sidi Muhammad, amin quthbi habibin nabi
Sidi Muhammad, amin quthbi habibin nabi

o Ahmadukallohumma hamdan mustamir
Adda ‘athoyakal lati laa tanhashir
Musholliyan ‘ala khitamil anbiyaa
Wal-ali was-shohbil hudatil atqiyaa
+ Wal-ali was-shohbil hudatil atqiyaa

 Sidnan nabi, sidnan nabi, sidnan nabi
Sidnan nabi, sidnan nabi, sidnan nabi
Sidnan nabi, sidnan nabi, sidnan nabi
Sidi Muhammad, amin quthbi habibin nabi
Sidi Muhammad, amin quthbi habibin nabi

Reff……

 Laa fakhro lil binti bimal hasin wamaa
Bihii tahallat min hulliyyin innamaa
Fakhrol fatat bihil ‘ulumi wal adabi
Laa bil jamali wal hariiri wad-dzaahabi
+ Laa bil jamali wal hariiri wad-dzaahabi

 Sidnan nabi, sidnan nabi, sidnan nabi
Sidnan nabi, sidnan nabi, sidnan nabi
Sidnan nabi, sidnan nabi, sidnan nabi
Sidi Muhammad, amin quthbi habibin nabi
Sidi Muhammad, amin quthbi habibin nabi

==========================================

AL-QURAN

 Al-Qur an huwa kitabu Kalamullah
Al-ladzi yaqroul muslimuna wal muslimatu lailan-nahara
Al-Qur an oooh… Kalamullah 2x

 Al-Qur an kitab suci Kalam Tuhan
Bacaan ummat yang beriman menjadi amal ibadah seharian
Al-Qur an oooh… Kalam Tuhan 2x

 Al-Qur an huwa yahdi bil huda lil muttaqin
Fihi sirojun wa-nurun mubin
Fihi syifa-un wa-rahmatun lil-mu’minin

 Al-Qur an pembimbing ummat ke jalan Ilahi
Menjadi berkah mencapai diri
Adalah obat untuk hati

AL-QUR AN……. KALAMULLAH

 Al-Qur an oooh… Kalamullah 2x
Al-Qur an kitab suci Kalam Tuhan
Bacaan ummat yang beriman menjadi amal ibadah seharian
Al-Qur an oooh… Kalam Tuhan 2x

Iqrouu……. Iqroul Qur an binniyatil mukhlashin…….
Waliridloillahi bissa’adati wal karomah

 Al-Qur an bila dibaca khusyu tawaddlu
Dijamin Tuhan dengan balasan hidup aman damai dan bahagia

AL-QUR AN……. KALAMULLAH

 Al-Qur an oooh…… Kalamullah 2x
Al-Qur an kitab suci Kalam Tuhan
Bacaan ummat yang beriman menjadi amal ibadah seharian
Al-Qur an oooh……. Kalam Tuhan 4x
Al-Qur an 5x

=========================

HKG PKK KB KES
( Oleh : Mahidin Azhari )

اللهُ اْلكَافِي رَبُّنَا اْلكَافِي  قَصَدْنَا الْكَافِي وَجَدْنَا اْلكَافِي
لِكُلٍّ كَافِي كَفَانَا اْلكَافِي  وَنِعْمَ اْلكَافِي _ اَلْحَمْدُ للهِ2x

 Kami sampaikan ucapan “Selamat datang”
Kepada ibu Tim Penggerak PKK
Dari tingkat kabupaten dan kecamatan
Hingga tingkat desa semua bersua
Dalam Hari kesatuan Gerak KB Kesehatan
Laksanakan berbagai program andalan
Mulai program pemberdayaan juga program kesejahteraan
Program KB serta program kesehatan

اللهُ اْلكَافِي رَبُّنَا اْلكَافِي  قَصَدْنَا الْكَافِي وَجَدْنَا اْلكَافِي
لِكُلٍّ كَافِي كَفَانَا اْلكَافِي  وَنِعْمَ اْلكَافِي _ اَلْحَمْدُ للهِ2x

 Kita hidupkan Posyandu dan dasawisma
Laksanakan 10 program PKK
Penghayatan & Pengamalan Pancasila
Gotong-royong, pangan, sandang, perumahan
Tata laksana Rumah Tangga, pendidikan dan keterampilan
Pengembangan kehidupan berkoprasi
Juga program kesehatan dan kelestarian lingkungan
Perencanaan sehat untuk semua

اللهُ اْلكَافِي رَبُّنَا اْلكَافِي  قَصَدْنَا الْكَافِي وَجَدْنَا اْلكَافِي
لِكُلٍّ كَافِي كَفَانَا اْلكَافِي  وَنِعْمَ اْلكَافِي _ اَلْحَمْدُ للهِ2x

============================

PENGURUS & ANGGOTA QASIDAH “SHOUTUS SHOLIHAH”


PENGURUS & ANGGOTA QASIDAH KLASIK “SHOUTUS SHOLIHAH”
DESA BANJAREJO-DAGANGAN-MADIUN

PEMBINA : Drs. H. Mahidin Azhari
KETUA : Dra. Hj. Nurul Hidayati
ANGGOTA : 1. Susmiyati
2. Erna Fatmawati
3. Amin Darsi
4. Siti Susana
5. Siti Afrika
6. Laila Oktasari
7. Misiyani
8. Harini Setyaningsih
9. Umi Nurchasanah
10. Siti Muntamah
11. Nur Hidayah
12. Badriyah
13. Mudayatik
14. Siti Munawarah
15. Maryanti
16. Anis Andria